menu

Minggu, 29 April 2012

ORGANISASI PERKANTORAN


ORGANISASI PERKANTORAN
          Dalam pembahasan kali ini akan menguraikan sedikit mengenai organisasi perkantoran yang meliputi pengertian organisasi perkantoran, prinsip organisasi perkantoran, struktur organisasi perkantoran, manajemen perkantoran, personel kantor, dan lain-lain.
          Dari banyaknya pengertian mengenai organisasi kantor, maka saya akan berpendapat sendiri bahwa organisasi kantor adalah suatu system kerja di dalamnya terdapat banyak orang yang terbentuk dalam satu kelompok demi mencapai tujuan yang diinginkan serta memilki kantor sebagai tempat menjalankan kerjanya baik tempat itu kecil ataupun besar.
       Setelah menjelaskan mengenai pengertian organisasi kantor, maka akan dijelaskan sedikit tentang prinsip organisasi perkantoran. Dari beberapa pendapat mengenai macam-macam prinsip yang ada pada organisasi perkantoran memiliki enam prinsip:
     1. Spesialisasi pekerjaan, yakni penempatan karyawan kantor berdasarkan spesialisasi atau keahlian yang dimilikinya. Contoh Budi adalah karyawan yang memiliki keahlian pembukuan, maka dia harus ditempatkan pada bidang keuangan.
     2. Departementalisasi, yakni pengelompokan pekerjaan yang sama dalam suatu departemen. Jadi setelah di lakukan spesialisasi pekerjaan maka akan di lakukan departementalisasi dengan tujuan menyusutkan pekerjaan. Contoh. PT. Roda Mas memiliki karyawan yang bekerja di bidang pembukuan, di bidang pencatatan pengeluaran dan pemasukan, bidang hutang piutang. Maka dari banyaknya bidang bidang akan disusutkan menjadi satu devisi yakni definisi keuangan.
     3. Rantai komando, yakni memperjelaskan mengenai tanggung jawab dan wewenang yang dilakukan, baik bagi karyawan atau atasan. Contoh. Seorang karyawan di bidang penjualan harus bertanggung jawab dan berkonsultasi kepada atasannya yakni departemen pemasaran.
    4. Rentang pengawasan, yakni seorang manajer memiliki wewenang untuk mengawasi bawahan secara efektif dan efisien.  Contoh. Manajer di bagian Departemen keuangan harus bisa mengawasi bawahannya yang bekerja di bidang pembukuan, pengeluaran dan pemasukan , dan hurang piutang perusahaan.
      5. Dll.
          Strukur organisasi dalam prusahaan atau perkantoran merupakan hal yang sangat penting, karena di dalamnya terdapat pembagian tugas dan wewenang baik atasan maupun bawahan, dengan tujuan akan tidak terjadi tumpang tindih wewenang dan tanggung jawab.
        Dalam perusahaan banyak sekali bentuk struktur yang dipakai, tapi pada umumnya yang dipakai adalah struktur lini, struktur lini staf, struktur produk, struktur wilayah.
      1.      Struktur lini, struktur sederhana, biasanya terdiri dari satu direktur dan beberapa karyawan
     2.   Struktur lini staf, perkembangan dari struktur lini, disini direktur presiden sudah membentuk beberapa direktur keuangan, pemasaran, dan produksi. Dari tugas tiga direktur sudah memiliki wewenang dan tanggung jawab sendiri, seperti direktur produksi, mereka hanya memegang bagian produksi barang atau jasa, dia tidak ikut serta dalam hal pemasaran atau keuangan.
      3.      Struktur produk, di struktur ini direktur president sudah membentuk direktur berdasarkan produk yang ada. Misalnya dalam perusahaan terdapat tiga produk, maka setiap produk itu sudah memiliki direktur, dan direktur itu sendiri membentuk bagian pemasaran, keuangan, dan produksi. Jadi setiap direktur produk masing-masing sudah memilki bagian pemasaran, keuangan dan produksi.
     4.     Struktur wilayah, disini sudah termasuk struktur dalam ruang lingkup wilayah dan Negara. Dalam bentuk ini president direktur sudah membagi direktur di tiap bagian-bagian wilayah. Tapi dalam ruang lingkup perusahan yang sama. Missal coca cola memiliki banyak cabang di setiap Negara, misal Negara Indonesia memiliki cabang coca cola dan di cabang tersebut juga memiliki bagian produksi, pemasaran dan keuangan, di cabang Negara lain pun juga memiliki bagian yang sama.
          Manajemen perkantoran harus bisa tersusun agar kegiatan yang direncanakan bisa berjalan sesuai yang diinginkan. Biasanya berkaitan dengan pekerjaan kantor. Pekerjaan kantor biasanya banyak sekali pembagian pekerjaan, yakni bagian mengetik, menghitung, memeriksa, menyimpan arsip, menelpon, menggandakan, menirim surat dan lain-lain. Dengan pembagian diatas akan membuat pekerjaan yang dilakukan tidak tumpang tindih.
           Tidak semua perusahaan memilih orang-orang sebagai personel di dalam kantornya. Karena seorang personel harus memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi sebagai personel kantor. Yakni:
     1.      Syarat pengetahuan
Seorang personel harus memiliki sebuah pengetahuan, terutama pengetahuan tentang pekerjaan yang di jalaninnya. Tidak hanya itu, personel kantor juga harus bisa lancar dalam berbahasa Indonesia dan juga bisa berbahasa inggris walaupun tidak lancar.
     2.      Syarat keterampilan
Seorang personel di haruskan memiliki keterampilan yaitu keterampilan menulis dan membaca yang benar, karena merupakan dasar dari pekerjaan di kantor.
     3.      Syarat kepribadian
Setiap kepribadian yang di miliki oleh anggota personel kantor berbeda-beda, dengan adanya perbedaan kepribadian maka kreativitas yang dihasilkan pun berbeda-beda. Jadi biasanya kretivitas yang dihasilkan selalu dhargai oleh perusahaan di tempat dia bekerja.
     4.      Dll

Tidak ada komentar:

Posting Komentar